[STORY] SEJARAH STEAM






Pasti semua pada tau steam kan ya? Yap, sebuah layanan PC games (digital distribution company) yang menjadi salah satu terbesar di dunia milik Valve



Gabe Newell dan Mike Harrington. Mereka berasal dari Microsoft. Keduanya memiliki peran dalam salah satu operating system yaitu Windows. Secara finansial, mendapat uang yang banyak yang lalu mereka gunakan untuk membuat suatu perusahaan baru di bidang gaming yaitu Valve. Karya mereka yang pertama adalah Half Life. Half Life sangat successful karena memberi penyegaran baru terhadap game first narrative shooter saat itu mulai dari story, gameplay, graphics, dll.



Ga lama, Mike keluar dari Valve dan hanya menyisakan Gabe. Dua proyek yang direncanakan Gabe yaitu Source engine dan Steam. Di Half Life 2, semua orang yg ingin main Half Life 2 diwajibkan untuk mengaktivasikannya melalui Steam.

Di awal peluncuran Steam, banyak yg bermasalah untuk aktivasi. Tujuan Valve sebenarnya ingin gamenya terbaik untuk mengupdate game jika ada isu-isu bug.

Tahun 2003, Valve menyatakan bahwa game-gamenya akan memerlukan Steam di masa depan. Pernyataan ini membuat banyak orang ga suka dan Steam juga sering crash.
Dulu orang beli cd game fisik terus intall dan bisa dia jual atau menjemin cd game tersebut ke orang lain. Steam menghilangkan hal tersebut.



Tahun 2005, para developer game mulai melihat bahwa platform distribusi digital ini sangat menarik. Beberapa menjual gamenya ke Steam. Valve mulai berinteraksi dengan developer-developer game lain dan menghadirkan opsi game-game. UI dan UX terus diupdate oleh Steam mengingat banyaknya game yg dihadirkan di Steam dan pengguna yg banyak.

Tahun 2008, Valve mengembangkan Steam Cloud yang bertujuan memudahkan sinkronisasi save. Tahun 2010, Valve menjual game-game yang murah dan mulainya ada diskon-diskon game. Tahun 2012, muncul Steam market place dimana item in-game bisa dibeli dengan uang atau dengan Steam Wallet. Finansial Valve semakin besar. Tahun 2013, Valve memberikan family sharing sebagai jawaban dari persoalan tahun 2003. Disini membuktikan Valve mendengarkan walaupun memakan waktu yg lama.



Steam ada untuk mempermudah kita memiliki game-game yang kita inginkan dan memberikan informasi tentang game-game yang akan membuat kita tertarik membantu gaming industri menjadi lebih besar dan pastinya menghabiskan uang kita saat sale-sale.

2 komentar: